# Catat hutang baru (sewa, pembelian, biaya)

> Tagihan pemasok datang tapi belum dibayar — sewa, perbaikan, pembelian? Catat sebagai faktur hutang supaya tidak lupa dan biayanya masuk pembukuan.

Sumber: https://kupvaku.com/panduan/catat-hutang

Faktur hutang manual dipakai untuk kewajiban PT **di luar transaksi valas**: sewa ruko, jasa perbaikan, pembelian peralatan, dan tagihan lain yang dibayar belakangan. Saat disimpan, biayanya (atau asetnya) langsung dibukukan dan hutangnya tercatat sampai dibayar.

## Langkah

### Buka layar Hutang
![Tangkapan layar hutang-1](https://kupvaku.com/panduan/hutang-1.png)

Klik **Hutang** di menu kiri, kelompok **Kas & bank**. Kartu di atas menunjukkan sisa hutang per mata uang dan yang sudah lewat jatuh tempo.

### Klik + Faktur manual
![Tangkapan layar hutang-2](https://kupvaku.com/panduan/hutang-2.png)

Panel **Faktur hutang manual** terbuka di kanan.

### Pilih pemasoknya
![Tangkapan layar hutang-3](https://kupvaku.com/panduan/hutang-3.png)

Pilih **Nasabah terdaftar** kalau pemasoknya ada di data nasabah, atau **Pemasok / pihak lain** lalu tulis namanya.

### Isi jumlah dan akun lawannya
![Tangkapan layar hutang-3](https://kupvaku.com/panduan/hutang-3.png)

Isi tanggal faktur dan jumlahnya. **Akun lawan** adalah biaya atau aset yang dibeli — misalnya *5202 Biaya Sewa* atau *5203 Biaya Listrik & Air*. Jurnalnya: debit akun lawan, kredit hutang.

Hutang dari pembukuan lama (sebelum memakai KupvaKu) dicatat dengan asal **Saldo awal** — hanya pemilik akun yang bisa memilihnya.

### Klik Simpan & bukukan
![Tangkapan layar hutang-3](https://kupvaku.com/panduan/hutang-3.png)

Faktur tersimpan dengan status **Terbuka** dan muncul di daftar hutang sampai dibayar — lihat [Bayar hutang](https://kupvaku.com/panduan/bayar-hutang).

> Tab **Umur hutang** mengelompokkan sisa hutang menurut lama terlambatnya, supaya yang paling lama tidak terlupa.
