# Daftarkan nasabah baru

> Nasabah baru pertama kali datang? Daftarkan datanya sesuai KTP supaya transaksinya bisa dicatat dan dilaporkan.

Sumber: https://kupvaku.com/panduan/daftarkan-nasabah-baru

Setiap nota wajib atas nama nasabah yang terdaftar. Data yang diisi di sini dipakai di nota, di pemeriksaan DTTOT, dan di laporan ke BI dan PPATK — jadi isi **sesuai KTP atau paspor** yang dibawa nasabah.

## Langkah

### Buka layar Nasabah baru
![Tangkapan layar nasabah-baru-1](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-1.png)

Klik **Nasabah baru** di menu kiri.

### Pilih golongan nasabah
![Tangkapan layar nasabah-baru-1](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-1.png)

Untuk orang pribadi pilih **PERORANGAN (PO)**. Golongan dipilih paling dulu karena menentukan isian di bawahnya — badan usaha tidak ditanya tempat lahir dan jenis kelamin.

### Isi identitas sesuai KTP
![Tangkapan layar nasabah-baru-2](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-2.png)

Pilih jenis identitas (KTP, paspor, …), lalu ketik nomor identitas (NIK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, dan kewarganegaraan persis seperti di kartunya. Nama yang sama dengan tanggal lahir yang sama? Aplikasi menampilkan **Potensi duplikat** — cek dulu, jangan sampai satu orang punya dua data.

### Isi alamat dan nomor HP
![Tangkapan layar nasabah-baru-3](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-3.png)

Alamat, kota, dan nomor HP wajib diisi.

### Isi pekerjaan
![Tangkapan layar nasabah-baru-3](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-3.png)

Ketik atau pilih pekerjaannya dari daftar. Sumber dana dan tujuan transaksi boleh diisi sekarang atau nanti di nota.

### Upload foto identitas
![Tangkapan layar nasabah-baru-4](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-4.png)

Klik **+ Tambah foto** lalu pilih foto KTP atau paspornya (JPG, PNG, atau WebP, paling besar 5 MB). Foto identitas wajib untuk nasabah perorangan.

### Cek kotak Kepatuhan
![Tangkapan layar nasabah-baru-4](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-4.png)

Nama nasabah otomatis dicocokkan dengan daftar DTTOT. Biasanya tertulis **✓ DTTOT: tidak ada kecocokan**. Kalau muncul kotak merah **Nama cocok daftar DTTOT**, periksa identitasnya dengan teliti. Centang pernyataan di dalam kotak itu hanya kalau Anda yakin orangnya berbeda, lalu beri tahu petugas kepatuhan — transaksi nasabah ini akan menunggu persetujuan mereka.

### Cek ringkasan kelengkapan
![Tangkapan layar nasabah-baru-4](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-4.png)

Daftar ini menunjukkan isian wajib yang sudah lengkap. Semua sudah dicentang? Lanjut simpan.

### Klik Simpan
![Tangkapan layar nasabah-baru-5](https://kupvaku.com/panduan/nasabah-baru-5.png)

Klik **Simpan (F9)**. Kalau ada yang kurang, tulisan merah di sebelah kiri tombol menyebut isian mana yang belum diisi. Setelah tersimpan, halaman detail nasabah terbuka dan nasabahnya sudah bisa dicari di form nota.

## Lagi melayani di form nota?

Tidak perlu pindah layar. Di form **Jual / beli valas**, klik **+ Baru** di sebelah kotak **Cari nasabah**, isi nama, jenis dan nomor identitas, golongan, kewarganegaraan, **tanggal lahir**, **pekerjaan**, dan **alamat**, lalu klik **Daftarkan & pakai**. Nasabahnya langsung terpilih di nota.

Tanggal lahir, pekerjaan, dan alamat wajib sejak awal: nota nasabah yang datanya belum lengkap **ditolak** — form nota menyebut data mana yang kurang dan menautkan ke rincian nasabahnya. Foto identitas dan data lain bisa dilengkapi dari menu **Nasabah** setelah transaksinya selesai.

## Badan usaha

Nasabah golongan **KORPORASI** (badan usaha) wajib punya **pemilik manfaat** — orang yang pada akhirnya memiliki atau mengendalikan badan itu, biasanya pemegang saham di atas 25% atau pengendalinya. Setelah badan usahanya didaftarkan, buka rinciannya dan klik **Tambah** di kotak **Pemilik manfaat**. Nota badan usaha ditolak sampai minimal satu pemilik manfaat tercatat.

## Nasabah PEP

Centang **PEP** untuk pejabat publik (atau keluarga dan rekan dekatnya) dan isi jabatannya. Tingkat risikonya otomatis menjadi **tinggi**, dan setiap notanya menunggu persetujuan pejabat kepatuhan atau direksi yang mencatat sumber kekayaan dan sumber dananya.

> Nasabah yang di-blacklist tidak bisa dipilih di nota. Kalau nasabah yang Anda cari tampil dengan tanda **BL**, hubungi petugas kepatuhan.
