Setor atau ambil uang laci lewat bank
Mau menyetor uang laci ke rekening bank PT, atau mengambil uang dari bank untuk modal laci? Catat perpindahannya di Tarik / setor kas.
Uang yang pindah antara laci kas dan rekening bank PT bukan biaya dan bukan pendapatan — laba tidak berubah. Tapi tetap wajib dicatat, supaya isi laci dan saldo bank di sistem sama dengan kenyataan.
Dua jenis yang dipakai (dilihat dari sisi laci):
- Tarik dari kas — uang keluar dari laci lalu disetor ke bank. Contoh: setor tunai hasil hari ini ke rekening.
- Setor ke kas — uang masuk ke laci dari bank. Contoh: ambil tunai dari rekening untuk modal kasir.
Langkah

- Pilih Tarik dari kas atau Setor ke kas
Menyetor uang laci ke bank? Pilih Tarik dari kas. Mengambil uang bank untuk laci? Pilih Setor ke kas.

- Ketik jumlahnya
Ketik jumlah rupiah yang benar-benar disetor, sesuai slip bank.
- Pilih rekening banknya
Pilih rekening PT yang menerima setoran (atau yang diambil uangnya). Rekening yang belum ada di daftar harus didaftarkan admin dulu di Rekening bank.
- Tulis catatan dan nomor slip
Nomor slip atau bukti transfer memudahkan akuntan mencocokkannya dengan mutasi bank.
Cetak atau download voucher
Voucher adalah bukti kas/bank yang ditandatangani dan diarsip. Buka rincian transaksi kasnya, lalu klik Cetak voucher (kertas A4) atau Dot-matrix (printer dot-matrix). Klik Download voucher untuk menyimpannya sebagai file Excel. Setiap cetak dan download tercatat.
Perlu banyak voucher sekaligus, misalnya untuk arsip akhir bulan? Di daftar Tarik / setor kas, centang transaksi yang sudah diposting, lalu klik Download … voucher. Sekali download paling banyak 50 voucher, dalam satu file zip. Transaksi yang belum diposting atau milik cabang lain dilewati dan dicatat di file _skipped.txt di dalam zip. Kotak centangnya hanya muncul bagi pemegang izin Download voucher massal.

