Lompat ke isi
‹ Buku panduanAkuntan · Manajer

Retur pembelian valas

Valas yang sudah dibeli ternyata cacat atau ditolak bank, kursnya disepakati ulang lebih rendah, atau Rupiah yang dibayarkan ternyata lebih? Catat retur dari rincian notanya — stok, nilai persediaan, jurnal, dan uangnya ikut menyesuaikan.

Kadang valas yang sudah dibeli bermasalah setelah transaksinya selesai: beberapa lembar ternyata sobek atau ditolak bank, penjual setuju kursnya diturunkan, atau Rupiah yang dibayarkan ternyata lebih. Jangan batalkan notanya. Catat retur pembelian dari rincian nota itu.

Satu retur langsung menyesuaikan stok, nilai persediaan, jurnal, dan uangnya. Nota aslinya tidak diubah; nota yang dicetak ulang menerangkan returnya. Tidak perlu persetujuan, tetapi semuanya tercatat di jejak audit atas nama Anda.

Semua yang bisa membuka nota bisa melihat panel retur. Membuat dan membatalkan retur butuh izin Retur pembelian; admin mengaturnya di Peran & izin. Bawaannya: akuntan, manajer, direktur, admin, pemilik akun, dan petugas tunggal.

Langkah

Tangkapan layar "Retur pembelian valas" — angka bulat di gambar = nomor langkah 1
  1. Buka nota belinya

    Cari notanya di Daftar transaksi menurut nama nasabah atau nomor nota, lalu klik nomornya. Retur hanya untuk nota beli (valas yang PT beli) yang sudah diselesaikan kasir.

Tangkapan layar "Retur pembelian valas" — angka bulat di gambar = nomor langkah 2, 3, 4
  1. Baca panel Retur pembelian

    Panelnya di bawah tabel nota. Untuk setiap valas yang dibeli ada tiga angka:

    • Kurs beli: kurs di nota.
    • Kurs berlaku: kurs sesudah retur kesepakatan kurs terakhir. Bila tebal, kursnya pernah diturunkan.
    • Masih bisa diretur: lembar yang belum dikembalikan.
  2. Lihat retur yang sudah ada

    Setiap retur tercatat dengan nomornya (RB-…), alasannya, jumlah dan kursnya, ke mana uangnya kembali, dan siapa yang membuatnya.

  3. Klik + Buat retur

    Tombolnya nonaktif bila nota belum bisa diretur. Arahkan kursor ke tombol itu untuk membaca alasannya, misalnya nota masih menunggu kasir.

Tangkapan layar "Retur pembelian valas" — angka bulat di gambar = nomor langkah 5, 6
  1. Pilih alasannya

    Ada empat alasan:

    • Fisik valas cacat / ditolak: lembarannya dikembalikan ke penjual. Stok berkurang.
    • Kesepakatan kurs baru: tidak ada lembar yang dikembalikan. Kursnya diturunkan dan selisih Rupiahnya kembali.
    • Kelebihan bayar Rupiah: valas tidak bergerak. Hanya kelebihan uangnya yang kembali.
    • Lainnya: lembaran dikembalikan karena alasan lain. Wajib diterangkan di catatan.
  2. Isi kurs baru (atau jumlah dan kurs retur)

    Untuk kesepakatan kurs, isi kurs baru. Kurs itu harus lebih rendah dari kurs yang berlaku. Untuk retur fisik, isi jumlah yang dikembalikan dan kurs retur-nya. Kolom Rupiah kembali langsung menghitung, termasuk laba atau rugi selisih kursnya.

Tangkapan layar "Retur pembelian valas" — angka bulat di gambar = nomor langkah 7, 8
  1. Pilih ke mana uangnya kembali

    Ada empat tujuan:

    • Tunai ke laci: tampil di Mutasi Kas.
    • Transfer ke rekening: pilih rekening Rupiahnya. Tampil di Mutasi Bank.
    • Potong hutang: untuk nota yang dibeli kredit. Sisa hutang ke penjual berkurang.
    • Potong saldo titipan: dipotong dari saldo titipan Rupiah penjual. Tidak bisa melebihi saldo yang bebas.
  2. Baca akibatnya, lalu klik Simpan retur

    Kotak biru menunjukkan Rupiah yang kembali dan apa saja yang ikut berubah. Periksa tanggal returnya: hari itu harus masih terbuka. Klik Simpan retur. Klik ganda tetap menghasilkan satu retur.

Kalau salah catat: batalkan returnya

Klik Batalkan di baris retur, lalu tulis alasannya. Stok, nilai persediaan, uang, dan jurnalnya dibalik; jurnal pembaliknya bertanggal hari ini.

Hanya retur terakhir yang bisa dibatalkan. Retur sesudahnya dihitung dari kurs dan sisa sesudah retur sebelumnya, jadi batalkan dari yang paling baru.

Yang perlu diketahui

  • Nota yang punya retur aktif tidak bisa dibatalkan, diubah, dikoreksi kursnya, atau diubah pembayarannya. Batalkan returnya dulu.
  • Retur fisik mencabut harga beli yang berlaku, bukan HPP rata-rata hari ini. Pembelian lain di antaranya tidak membuat sisa persediaan salah nilai.
  • Kesepakatan kurs atas valas yang sudah terjual: harga pokok penjualannya sudah dibukukan pada kurs lama, jadi bagian Rupiah untuk valas yang sudah terjual dicatat sebagai laba, bukan pengurang persediaan.
  • Kelebihan bayar dicatat sebagai dua peristiwa, sama dengan rekening koran: uang keluar lewat pembayaran asalnya, lalu kembali ke tujuan yang Anda pilih.
  • Cetak ulang nota memakai kurs yang berlaku dan menerangkan setiap retur: nilai semula, Rupiah yang kembali, lalu total sesudah retur. Baris pembayaran tetap jumlah yang benar-benar dibayar. Lihat Cetak nota atau cetak ulang.
  • Laporan LTKT dan LTKM tidak dikurangi oleh retur. Transaksi tunai aslinya tetap terjadi.
  • Jurnalnya bisa dibuka dari Jurnal umum dengan jenis sumber Retur pembelian valas atau Retur kesepakatan kurs. Lihat Cari jurnal di jurnal umum.